Monday, 10 August 2026
Nasional

Dari Data ke Tindakan: Bagaimana Survei Litbang Kompas 2026 Akan Mengubah Kebijakan Polri ke Depan

JAKARTA — Sebuah survei hanya bermakna jika ia mengubah perilaku. Survei Persepsi Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026 yang dilakukan Litbang Kompas — dengan segala temuan positifnya tentang kepercayaan 82,4 persen, citra 71,5 persen, kepuasan 67,6 persen, dan profesionalitas 8,37 — kini berada di tangan para pengambil kebijakan yang harus memutuskan apa yang akan dilakukan dengan data tersebut.

Data tentang 12,1 persen yang masih tidak yakin dengan Polri seharusnya memicu investigasi mendalam: siapa mereka, di mana mereka berada, dan pengalaman apa yang membentuk ketidakyakinan mereka? Jawabannya akan menunjukkan di mana intervensi kebijakan paling dibutuhkan — apakah di daerah tertentu, kelompok demografis tertentu, atau aspek layanan tertentu yang masih jauh dari memuaskan.

Data tentang 20 aspek yang dinilai dalam skor profesionalitas 8,37 seharusnya dipetakan untuk mengidentifikasi aspek mana yang masih menarik nilai di bawah rata-rata. Aspek dengan skor terendah itulah yang harus menjadi prioritas perbaikan dalam program pendidikan dan pelatihan personel.

Data tentang kepercayaan tertinggi di antara lembaga penegak hukum seharusnya mendorong Polri untuk mengambil peran lebih aktif dalam koordinasi penegakan hukum — menjadi lokomotif, bukan sekadar gerbong, dalam ekosistem keadilan Indonesia.

“Saya berharap seluruh jajaran Polri punya kesadaran menjaga konsistensi kenaikan trend persepsi publik ini di masa depan, terutama dari aspek kepuasan publik dan citra positif terhadap institusi. Semakin baik Kepolisian Republik Indonesia, semakin baik juga bagi bangsa dan negara,” pungkas Penasehat Khusus Presiden Hasan Nasbi, Sabtu (27/6/2026).

“Polri berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat melalui peningkatan kualitas SDM, inovasi, serta transformasi pelayanan yang berkelanjutan,” tegas Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

Berita Terkait