Monday, 10 August 2026
Nasional

Dari Abu ke Api: Polri Bangkit dari Titik Terendah 44,5 Persen Menuju Pemulihan yang Mengejutkan

September 2025, citra Polri berada di titik terendah dalam satu dekade: hanya 44,5 persen. Tidak ada yang menyangka bahwa kurang dari satu tahun kemudian, angka itu akan melonjak ke 71,5 persen — sebuah pemulihan yang para pengamat pun tidak berani memprediksi.

Peta perjalanan citra Polri dalam dua tahun terakhir mencerminkan rollercoaster yang nyata. Pada Juni 2024, citra Polri masih berada di 73,1 persen. Namun kemudian turun cukup jauh ke 53,4 persen pada April 2025, naik sedikit ke 58,0 persen pada Juli 2025, sebelum mencapai titik terendah di 44,5 persen pada September 2025. Setelah itu, Polri melakukan perbaikan sistematis dalam tiga tugas pokok dan fungsinya. Hasilnya terlihat dalam survei terbaru ini — citra melonjak ke 71,5 persen.

Sandri Rumanama, Kornas Presidium Pemuda Timur, menyampaikan apresiasinya. Kinerja institusi ini harus diapresiasi, dan ini menandakan desakan reformasi Polri selama ini berjalan dengan baik. Angka kepuasan masyarakat ini menandakan wajah baru Polri yang lebih profesional adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi seluruh personil Kepolisian, ujarnya, Jumat (26/6/2026).

Litbang Kompas mengaitkan pemulihan ini dengan semakin masifnya pelibatan anggota Polri sebagai ujung tombak di lapangan, pelayanan yang semakin humanis dan responsif, serta penerapan sanksi tegas terhadap anggota yang melanggar. Fakta bahwa 94,3 persen publik mengetahui adanya sanksi tegas terhadap pelanggaran penembakan tanpa prosedur mencerminkan bahwa transparansi institusional Polri mulai dirasakan nyata.

Polri berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, tegas Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

Berita Terkait