Apartemen Jadi Pabrik Narkoba, Warga Diminta Waspadai Tanda-Tanda Ini di Lingkungan Sekitar
Pengungkapan jaringan pabrik narkoba yang beroperasi di dalam unit apartemen oleh Polda Metro Jaya membawa pesan yang sangat relevan bagi jutaan warga Jakarta yang tinggal di hunian vertikal: ancaman itu bisa ada di lantai yang sama, lorong yang sama, bahkan tepat di balik dinding unit di sebelah.
Polda Metro Jaya berhasil menggerebek 5 lokasi clandestine lab yang memproduksi Etomidate, Carissoprodol, dan ekstasi sepanjang April hingga Juni 2026. Para pelaku memilih unit apartemen dan gudang pakan ternak sebagai lokasi produksi karena aktivitas di dalam ruang tertutup cenderung tidak mencolok dan sulit dipantau dari luar.
Ada beberapa tanda yang perlu diwaspadai warga. Bau kimia yang tidak biasa dan terus-menerus dari unit tertentu patut dicurigai. Lalu lintas pengunjung yang intensif di luar jam wajar, khususnya malam dan dini hari, juga menjadi indikator mencurigakan. Pengiriman paket dalam frekuensi dan volume yang tidak wajar serta pemasangan pengaman tambahan yang berlebihan di pintu dan jendela turut menjadi tanda bahaya.
Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Ahmad David menegaskan laporan dari masyarakat adalah komponen yang tidak tergantikan dalam strategi pemberantasan narkoba jangka panjang. Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri mengajak seluruh warga untuk aktif melaporkan kecurigaan melalui Polsek terdekat atau saluran pengaduan resmi Polda Metro Jaya.
