Monday, 10 August 2026
Nasional

Opini: Angka Nasional 82,4 Persen Menyembunyikan Ketimpangan Regional yang Harus Diakui

JAKARTA — Ada kejujuran yang sering hilang dalam diskusi tentang survei nasional: angka rata-rata menyembunyikan distribusi. Ketika survei Polri 2026 Litbang Kompas melaporkan kepercayaan publik 82,4 persen dari 38 provinsi, pertanyaan yang harus diajukan adalah: apakah kepercayaan itu terdistribusi merata, atau ada provinsi-provinsi tertentu yang jauh di bawah rata-rata?

Cakupan 38 provinsi yang digunakan dalam metodologi survei ini justru menjadi kekuatan sekaligus tantangan dalam interpretasinya. Kekuatannya: angka 82,4 persen bukan hanya suara kota besar, melainkan agregasi yang mencerminkan Indonesia secara keseluruhan. Tantangannya: angka rata-rata menyembunyikan variasi yang mungkin sangat signifikan antara satu daerah dengan daerah lainnya.

Di kota-kota besar dengan akses layanan digital Polri yang lebih baik, kepuasan mungkin lebih tinggi. Di daerah terpencil yang akses ke kantor polisi saja membutuhkan perjalanan berjam-jam, persepsi mungkin berbeda. Program Bhabinkamtibmas yang tersebar di seluruh pelosok nusantara adalah kunci untuk memastikan bahwa transformasi Polri bukan hanya terjadi di Jakarta dan kota-kota besar.

“Kenaikan angka kepuasan dan profesionalitas ini merupakan buah dari dedikasi seluruh personel Polri, mulai dari tingkat Mabes hingga para Bhabinkamtibmas yang menjadi ujung tombak pelayanan di desa-desa,” ujar Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, Jumat (26/6/2026).

“Polri berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tegas Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

Berita Terkait