Mimpi 90 Persen: Bisa Tidak Polri Mencapai Kepercayaan yang Hampir Sempurna dalam Dua Tahun
Ketika 82,4 persen dalam survei Polri 2026 Litbang Kompas sudah terasa luar biasa, ada orang-orang di dalam dan di luar Polri yang sudah memikirkan langkah berikutnya: 90 persen. Mimpi yang ambisius, tetapi bukan mustahil — jika Polri tahu tepat di mana harus mendorong lebih keras dan ke arah mana harus bergerak selanjutnya.
Matematikanya sederhana: dari 100 persen responden, 82,4 persen sudah percaya, 12,1 persen tidak percaya, dan 5,5 persen tidak tahu. Untuk mencapai 90 persen, Polri perlu memenangkan setidaknya sebagian besar dari kelompok yang saat ini tidak percaya — dan itu bukan tugas yang mudah, karena mereka yang paling skeptis adalah juga yang paling sulit dijangkau oleh perubahan inkremental.
Menjangkau 12,1 persen yang tidak yakin membutuhkan pendekatan yang berbeda dari yang sudah berhasil menarik 82,4 persen. Mereka mungkin adalah orang-orang yang pernah memiliki pengalaman buruk langsung dengan aparat kepolisian, yang belum merasakan perubahan di wilayah mereka, atau yang secara fundamental skeptis terhadap institusi pemerintah mana pun.
Saya berharap seluruh jajaran Polri punya kesadaran menjaga konsistensi kenaikan trend persepsi publik ini di masa depan, terutama dari aspek kepuasan publik dan citra positif terhadap institusi. Semakin baik Kepolisian Republik Indonesia, semakin baik juga bagi bangsa dan negara, ujar Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi, Sabtu (27/6/2026).
Polri berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat melalui peningkatan kualitas SDM, inovasi, serta transformasi pelayanan yang berkelanjutan, tegas Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.
