80,6 Persen Warga Nilai Kinerja Polri Semakin Baik — Angka yang Belum Banyak Disorot
JAKARTA — Di antara deretan angka positif dalam Survei Litbang Kompas 2026 tentang Polri, ada satu temuan yang luput dari sorotan utama namun sesungguhnya sangat signifikan: 80,6 persen responden menyatakan bahwa secara umum, jika dibandingkan tahun lalu, kinerja Polri dinilai semakin baik. Angka ini berbeda dari pertanyaan kepercayaan — ini adalah penilaian retrospektif tentang apakah Polri sudah lebih baik dari sebelumnya.
Jika kepercayaan 82,4 persen adalah tentang keyakinan terhadap masa depan, maka 80,6 persen ini adalah tentang pengakuan atas masa kini. Lebih dari empat dari lima responden secara eksplisit menyatakan bahwa Polri yang mereka rasakan hari ini lebih baik dari Polri yang mereka kenal setahun lalu. Ini bukan harapan — ini adalah evaluasi berbasis pengalaman langsung.
Dua angka ini — 82,4 persen optimisme terhadap masa depan dan 80,6 persen pengakuan atas perbaikan yang sudah terjadi — bersama-sama membentuk gambaran yang sangat kuat: masyarakat tidak hanya berharap Polri akan lebih baik, mereka sudah merasakan perbaikan itu dan percaya tren tersebut akan berlanjut.
Survei yang dilaksanakan terhadap 1.200 responden di 38 provinsi ini menggunakan metode wawancara tatap muka dengan margin of error 2,83 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen — menjamin bahwa angka 80,6 persen ini bukan fluktuasi statistik, melainkan cerminan nyata dari persepsi publik yang luas.
“Polri berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tegas Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.
